Senin, 16 Juni 2014

Review: ASUS Transformer Book T100TA, Tablet Sekaligus Notebook

Perkembangan perangkat tablet PC dewasa ini makin nyata bergerak menggantikan kegunaaan dan fungsi dari notebook. Ini terlihat dari jajaran fitur serta kemampuan yang dijejalkan ke dalam produk tablet PC, yang saat ini semakin matang dalam mengakomodasi kebutuhan penggunanya di banyak sektor, pekerjaan maupun hiburan. Padahal sebelumnya mayoritas akses tersebut biasanya ditangani oleh perangkat notebook. Bukan dalam hal fitur saja, tampilan dan konsep disain yang ditawarkan oleh tablet PC pun belakangankian inovatif. Sebutlah mekanisme 'hybrid', dimana tablet PC bersenjatakan keyboard fisik yang menjadikannya bak perangkat notebook. Keyboard fisiknya opsional bisa dicopot-pasang (detacheable), tak permanen. Hasilnya, tablet PC hybrid ini semakin fungsional dan handal dalam sisi kinerja, yang bisa bekerja dalam dua mode sekaligus yakni tablet dan notebook. Nah, tablet PC hybrid atau tablet konvertibel terbaru yang telah beredar di pasar Indonesia yakni ASUS Transformer Book T100TA. Produk ini mampu mengemas sebuah tablet berspesifikasi canggih, menjadi lebih digdaya dalam unjuk performalayaknya perangkat notebook. Menariknya lagi, tablet konvertibel ASUS Transformer Book T100TA ini dibanderol relatif terjangkau untuk produk sekelasnya, hanya kisaran Rp 5 juta. Ingin tahu lebih detail tentang Asus Transformer Book T100TA ini? Simak ulasannya sebagai berikut: Disain Dimensi 263 x 171 x 10.5 mm; berat tablet 523g; berat tablet + keyboard : 1104gram Tablet konvertibel Asus Transformer Book T100TA terdiri dari dua bagian yang bisa dipisah, yakni tablet dan dock keyboard. Keduanya bisa terhubung berkat adanya port dock bermekanisme ejektor yang hadir di sisi atas keyboard. Untuk mengkoneksikannya sangat mudah, tinggal colokkan 3 port yang ada di tablet (2 port pengunci, 1 port konektor) ke dock. Keyboard Ukuran keyboardnya standar kecil ala notebook mini (netbook), dengan touchpad cukup lapang yang responsif. Karena ukurannya yang mungil maka ukuran tuts-nya pun ikutan lebih kecil dari standar.Tak seperti keyboard PC atau notebook. Imbasnya bagi yang memiliki jari-jemari besar terasa agak kurang nyaman dalam menggunakan keyboard ini untuk mengetik. Tapi, tetap saja bila dibandingkan dengan keyboard virtual bawaan tablet, tentulah keyboard fisik ini jauh lebih nyaman dan efektif. Menariknya lagi, pada keyboard fisik Asus Transformer Book T100TAini telah dilengkapislot USB 3.0 di sisi kirinya, yang mampu menghasilkan jalur transfer data lebih cepat. Misal saat bertukar data dengan perangkat lain berteknologi serupa semisal USB flashdisk atau pun harddisk eksternal. Atau bisa pula praktis untuk dukungan piranti mouse. Cuma sayang, di sini Asus hanya menyisipkan satu port USB. Hal menarik lain dari dudukan keyboard fisik di Asus Transformer Book T100TAini adalah dukungan harddisk sebesar 500GB. Artinya, saat dock keyboard terhubung ke tablet maka tablet hybrid ini akan langsung mendapatkan tambahan memori storage sebesar 500GB (0,5TB). Wow, luar biasa. Melihat disainnya, keyboard ini cukup slim dan eleganbermaterialkan plastik bercorak warna metal abu-abu. Berat keyboard sekitar 581 gram, yang masih cukup ringan untuk dibawa bepergian. Sisi-sisi keyboard eksternal Asus Transformer Book T100TA ini membulat tak bersudut kaku, hingga lebih nyaman saat ditenteng kemana-mana. Bagian bawahnya berbahan plastik berlapis karet, yang tak bikin licin. Pun dilengkapi kaki-kaki penyangga kecil dari bahan karet di empat sudutnya untuk kestabilan posisi saat diletakkan di meja atau dasaran lainnya. Tablet Tanpa dock Asus Transformer Book T100TA ini sama seperti tablet PC lainnya. Tablet ini tampil elegan berwarna abu-abu metalik. Layar 10.1 incinya tertutup material kaca, dengan bingkai layar (bezel) cukup lebar berwarna hitam. Sayang, bodi depan serta bodi belakangnya yang glossy mudah kotor oleh bekas sidik jari. Kondisi default tablet ini ada dalam posisi lansekap. Pada bagian muka, sisi kiri atas tertera nama Asus.Sementara bagian tengah atas layar melekat kamera webcam 1,2MP. Hanya saja, tak seperti kebanyakan tablet lain sekelasnya, ASUS Transformer Book T100TA ini tak menghadirkankamera belakang. Panel kover belakang bodi hanya dihuni logo ASUS. Bodi tablet Asus initak tipis, tapi juga tak tebal, dengan dimensi keseluruhan 263x171x10,5mm. Bentukkan tepi bodinyadibuat agak melengkung, hingga konturnya lebih pas saat tablet digenggam. Hal lain yang perlu diperhatikan oleh pengguna terkait tablet ini yakni material bodi, sedikit licin karena tak berlapis material matte. Telah disinggung di awal, pada sisi bawah tablet berbobot 523 gram terdapat port dock (3 slot). Tombol volume dan home dilekatkan di samping kiri atas. Lalu di dekatnya sudut kiri atas diposisikan tombol 'Power'. Untuk samping kanan tablet bercokol port micro-USB, micro-HDMI dan port audio jack 3.5mm. Juga, slot kartu memori microSD. Layar Touchscreen 10,1 inci WXGA (1366x768 piksel), multi-touch, panel IPS Tablet Asus Transformer Book T100TA mengusung layar sentuh berdiagonal 10,1 inci, pada resolusi 1366x768 piksel. Tentunya resolusi sekelas ini sudah bisa mengakomodasi tontonan film HD 720p. Bila dibandingkan dengan tablet lain seukurannya, penampakan layar tablet Asus ini lebih padat, lebih halus. Bukan hanya itu saja, Asus Transformer Book T100TA juga menerapkan panel layar berteknologi IPS (In-Plane-Switching), yang ketajaman warnanya bagus serta sudut pandangnya (viewing angle) luas.Lebih nyaman buat pengguna saat menonton layar dari beberapa sisi. Nah, berbekal layar berkualitas tersebut,sudah pasti mampu menjadi media antarmuka pengguna secara optimal. Khususnya dalam mendukung aktifitas keseharian pengguna, kala browsing internet, bermain game, berinteraksi sosial media atau pun melakukan aktifitas pekerjaan. Termasuk untuk mensupport video chat menggunakan kamera depannya, semisal via Skype. Sistem Operasi dan UI Tablet Asus Transformer Book T100T menjalankan sistem operasiWindows 8.1 (32 bit), bukan Windows RT seperti perangkat Surface bikinan Microsoft. Artinya, platform ini versi full, yang memberikan keleluasaan bagi Transformer Book T100TAuntuk menghadirkan kinerja dan performa ekosistem sistem operasi selayaknya perangkat notebook atau dekstop PC. Aplikasi serta software yang bisa disuntikkan ke dalam tablet Asus ini pun bisa lebih banyak, dengan kompatibilitas jauh lebih luas ketimbang Windows RT. Apalagi untuk dukungan terhadap pekerjaan kantoran, yang biasanya bersinggungan dengan perangkat/dokumen lain berbasis Windows, tentulah tablet-notebook hybrid ini bisa diandalkan. Dan memang, bagi yang belum terbiasa menggunakan OS Windows 8 ataupun smartphone berbasis Windows Phone, antarmuka (UI) tablet ini seakan membingungkan. Namun, dibalik itu semua tersuguh banyak kepraktisan dan keefektifan, yang tak didapat di tablet Android. Seperti halnya menu smartphone Windows Phone, menu tampilan muka Asus Transformer Book T100TA berkonsep tile (ubin), kotak-kotak atraktif. Pengguna bisa mengotak-atik kotak shortcut menu yang ada untuk disesuaikan dengan keinginan. Semisal untuk menampilkan aplikasi/fitur yang sering diakses. Bisa pula dikelompokkan, dan kemudian diberi nama sesuai group-nya tersebut. Untuk melihat lebih banyak aplikasi lainnya yang sudah terinstal di dalam tablet ini, tinggal sapu ke atas dari menu homepage tersebut. Di situ akan terlihat deretan ikon aplikasi yang ada. Yang pasti, tampilan shortcut menu di Windows 8.1 ini lebih atraktif dibandingkan yang ada di Android. Pada Windows 8.1 tak menghilangkan cita rasa platform Windows sebelumnya. Bila ingin mendapatkan tampilan seperti di perangkat PC lama kita, seperti berbasis Windows XP/7, tinggal klik menu "Desktop" di ubin menu bawah paling kiri. Dalam beberapa waktu selama penggunaan, OS Windows 8.1 yang dijalankan tablet ini mengalami pembaharuan ketika memang tersedia firmware baru. Dan dalam hal ini tablet terhubung ke internet. Update atau pembaharuan software sangat bermanfaat untuk menambal celah sekaligus memperbaikibugsyang ada. Hardware CPU 1.33 GHz Intel Atom Z3740 quad-core, Graphics Intel HD, RAM 2GB DDR3 dan storage internal 32GB Tablet hybrid Asus Transformer Book T100TAditenagai chipset Intel Atom Z3740 (Bay Trail-T), dengan CPU quad-core berkecepatan 1,33GHz (cache 2MP). Alhasil kinerjanya lebih baik, lebih cepat dibandingkan produk kerabatnya seperti Asus Fonepad 7 yang masih menggunakan prosesor Intel dual-core. Dalam akselerasinya secara nyata, chipset Intel ini tercatat mampu menyemburkan kecepatan maksimal prosesor sampai dengan 1,86GHz (burst frequency: Turbo Mode), yang akan dicapai secara otomatis saat kondisi load maksimum. Mesin grafis tablet Asus Transformer Book T100TA menggunakan Graphics Intel HD, yang sudah cukup mumpuni untuk mengakomodasi kebutuhan grafikal. Semisal saat dipakai untuk mendukung game berdefinisi tinggi atau ketika tablet dipakai menjalankan aplikasi editor gambar seperti Adobe Photoshop. Didukung memori RAM 2GB DDR3 533MHz tentulah performanya CPU-nya bisa diandalkan. Terbukti saat dijajal menjalankan game "Captain America: The Winter Soldier" dan "FIFA 14" yang diunduh grafis di "Bursa (Store)" Windows, grafis yang tertampil relatif detail. Juga bisa dimainkan dengan lancar tanpa lag. Saat dilakukan pengujian benchmark menggunakan software PCMark 7, didapatkan skor sebesar 2399. Angka ini tak jauh beda dengan rivalnya di pasaran Acer Iconia W4, yang memiliki spesifikasi cukup identik. Lalu dicoba pula menggunakan aplikasi benchmark Geekbench 3.1.6 hasilnya di angka 610 (single core) dan 1919 (multi-core), yang ternyata di bawah performa skor Acer Iconia W4. Walaupun begitu, kemampuan multitaskingnya tetap bisa diandalkan. Tak hanya itu, untuk penggunaan dalam waktu lama pun tablet Asus Transformer Book T100TA ini tak melepas panas berlebih. Untuk penyimpanan file data milik pengguna seperti dokumen, lagu/musik, klip video dan lainnya Asus Transformer Book T100TAyang PULSA uji menyediakan storage internal 32GB. Ada pula slot microSD untuk ekspansi. Tapi, seperti apa yang sudah disebutkan di awal, bahwa ada memori tambahan saat dock keyboard terpasang sebesar 500GB. Jadi, meski di tablet hybrid ini tak terpasangkartu memory microSD, dirasa tak jadi masalah. Kamera Resolusi 1,2MP + video recorder Tablet Asus Transformer Book T100TA hanya dipersenjatai kamera depan saja, yang sepertinya memang diprioritaskan untuk mendukung aktifitas video chat/video call dalam mode notebook. Tak ada kamera bercokol di bodi belakangnya. Kekuatan kamera depannya hanya 1,2 Megapiksel, yang bilamana aktif ditandai dengan lampu LED disampingnya menyala/berkedip. Itu artinya Asus Transformer Book T100TA ini agak beda dengan tablet lainnya, yang mayoritas menghadirkan kamera utama di sisi belakang. Bahkan belakangan resolusi kamera di tablet yang beredar di pasaran besarannya makin tinggi, tak mau kalah dengan smartphone. Imbasnya, tablet hybrid Asus ini tak cukup powerfull untuk kegiatan berfoto ria, meskipun aktifitas memotret menggunakan tablet juga dinilai 'tak lumrah'. Jika digunakan untuk foto, hasil jepretan kameranya yang berukuran 1280x720 piksel terlihat biasa, standar untuk resolusi sekelasnya. Begitu pula untuk perekaman video (MP4), tak jauh berbeda kualitasnya saat ditampilkan di layar tablet hybrid ini. Asyiknya, pada saat kita eksplor menu gallery (pustaka gambar) di Transformer Book T100TA untuk melihat foto-foto, Asus menyediakan fitur editingnya. Tinggal klik salah satu gambar/foto, maka akan muncul sederet menu di sisi bawah. Ada edit, krop, putar posisi sampai dengan perintah untuk dijadikan slide foto, ubin foto atau pun layar penguncian. Termasuk di situ ada menu hapus foto. Untuk memperbaiki tampilan, edit dan lainnya pengguna bisa masuk ke fitur Edit. Akan muncul menu Perbaikan otomatis, Perbaikan dasar, Cahaya, Warna hingga Efek untuk foto yang kita inginkan. Fitur Office Gratis Microsoft Office Home & Student 2013 Asus Transformer Book T100TA dalam paket penjualannya sudah pre-instal software Microsoft Office Home & Student 2013. Hanya saja, untuk aktivasinya diperlukan product key yang telah disertakan pula dalam penjualannya. Artinya, pengguna tablet ini telah diberi software MS. Word 2013, Excel 2013, PowerPoint 2013 secara gratis aka cuma-cuma. Wow, menarik. Dengan begitu pengguna tablet Asus Transformer Book T100TA dapat benar-benar memanfaatkan perangkat ini untuk mendukung aktifitas pekerjaan mereka secara baik. Dan tentunya bisa dilakukan dengan lebih fleksibel, bisa secara mobile, mengingat tablet hybrid ini mungil dan praktis di bawa ke mana-mana. Bukan hanya Ms.Office saja, Asus juga membekali tabletnya ini beragam aplikasi lain yang mampu menunjang aktifitas pekerjaan. Misal aplikasi dasar seperti kalkulator dan One Note. Multimedia Player musik & player video Layaknya sebuah perangkat komputer/notebook, Asus Transformer Book T100TA pun mampu mengeksekusi file musik atau pun video lewat fitur multimedia player-nya. Klip video HD mampu diputar dengan baik, tanpa masalah. Tak dibatasi oleh pemutar musik/video yang ada, pengguna pun bisa mengunduh aplikasi player lain secara leluasa, sesuai selera. Untuk musik, keluaran audionya lewat speaker/loudspeaker terdengar baik, cukup kencang. Pada setingan volume maksimum pun keluaran suara tetap bagus, meskipun efek bass terdengar kurang menggigit. Hal berbeda ditunjukkan saat musik dinikmati via headset, yang terdengar mantap dengan efek bass atau pun treble kuat menghentak. Selain memanfaatkan media peyimpanan internal serta HDD tambahan yang ada di dudukan keyboard, pengguna tablet Asus Transformer T100TA ini pun diberikan tambahan ruang penyimpanan berbasis komputasi awan (cloud) di Asus Webstorage hingga kapasitas 1TB. Koneksi dan Internet WiFi, Bluetooth, port microUSB, port microHDMI Asus Transformer Book T100TA dilengkapi fasilitas koneksi yang terbilang lengkap, baik jalur kabel maupun wireless. Tercatat ada WiFi 802.11 b/g/n, Bluetooth v4.0, port micro-USB dan micro-HDMI. Jalur microUSB selain dimanfaatkan untuk pengisian daya (charging), juga bisa dipakai untuk koneksi data. Sementara port micro-HDMI bisa dimanfaatkan untuk menampilkan tampilan layar tablet Transformer T100TA ke media yang lebih besar, misal projektor. Kemampuan internet di Asus Transformer Book TA100TA didukung sepenuhnya oleh koneksi WiFi. Kecepatan transfer data, download dan upload tergantung kekuatan koneksi WiFi (paket data). Sebagai tablet Windows 8.1 fasilitas peramban atau browser bawaannya yakni Internet Explorer 11. Dan pastinya fasilitas mesin pencarinya (search engine) adalah Bing. Aplikasi lain Sama seperti perangkat Asus lainnya, pada tablet ini pun pihak pabrikan asal Taiwan ini juga menyertakan beberapa fitur atau pun aplikasi yang bisa dipakai untuk mengoptimalkan Transformer Book T100TA. Sebut saja Asus PhotoDirector, yang berguna untuk mengedit foto, memberikan frame ke foto, menyisipkan kata-kata ke foto (text bubble) hingga mengkombinasikan beberapa foto menjadi satu kesatuan (collage). Ada pula Asus Webstorage, yang berfungsi sebagai media penyimpanan data berbasis cloud. Ruang yang disediakan untuk pengguna Transformer Book T100TA bisa sampai 1TB. Asus PowerDirector menyuguhkan kemampuan menarik, mampu mengkombinasikan foto/video kita menjadi satu untaian video. Kita bisa mengatur "style" klip videonya, porsi audio-video atau pun menambahkan backgroud musiknya yang kemudian bisa disimpan atau dibagikan ke sosial media (FB, YouTube). Selain fitur khusus bawaan Asus tersebut, tersaji pula beberapa aplikasi lain yang tak kalah bermanfaat. Semuanya bisa dilihat pada deretan menu aplikasi selepas kita menyapu halaman 'homepage' ke atas. Baterai Kekuatan baterai yang dimiliki oleh Asus Transformer Book T100TA terbilang luar biasa. Baterai 2-cell Li-Polymer-nya mampu diajak bertahan aktif hingga 11 jam. Alhasil, pengguna tak perlu kuatir saat membawa tablet hybrid ini bepergian, tanpa takut bakal cepat drop atau low-batt. Kesimpulan Asus Transformer Book T100TA merupakan salah satu perangkat tablet ideal berharga terjangkau. Pasalnya, pengguna tak hanya mendapatkan tablet PC, tapi sekaligus juga notebook lewat hadirnya dudukan keyboard fisik yang praktis dan fungsional. Apalagi, di dalam keyboardnya terselip pula harddisk berkapasitas besar 500GB, yang membuat pengguna bisa sangat leluasa menyimpan file/data miliknya. Dari sisi trend gaya pun tablet Asus Transformer Book T100TA cocok untuk para profesional, dimana tampil solid dan elegan. Cuma, di sini bodi Asus Transformer Book T100TA ini mudah kotor, yang musti mendapatkan perhatian lebih jika ingin selalu tampil rapih. Hanya saja ketiadaan kamera belakang, kecilnya resolusi kamera depan dan juga absennya koneksi data selular 3G menjadikan tablet ini seakan ‘kurang mengerti’ kebutuhan konsumen masa kini. Tapi yang pasti, kekuatan baterai yang super tangguh serta dukungan fitur bawaan Asus yang apik membuat tablet ini layak menjadi salah tablet idaman yang wajib jadi pilihan.(Woro Ari Prianto) Kelebihan - Harga relatif terjangkau untuk tablet Windows 8.1 - CPU Quad-core - Dilengkapi dock keyboard fisik, disain hybrid - Dukungan tambahan memori storage 500GB - Tampilan elegan - Baterai sangat awet - Dukungan aplikasi ASUS - Gratis Ms.Office Home & Student 2013 Kekurangan: - Bodi mudah kotor oleh bekas sidik jari - Tanpa kamera belakang Paket Penjualan - Box - Unit tablet - Dock keyboard fisik - Charger - Kartu garansi - Kartu product key Ms.Office Home & Student 2013 - Manual book Spesifikasi Utama Asus Transformer Book T100TA: Display: 10.1 inci with Multi-Touch Screen WXGA (1366 x 768) Screen, IPS Panel Processor: 1.33 GHz Intel Atom Z3740 quad-core Memory: 2GB DDR3 Storage: 32GB internal External memory : slot microSD Wireless: 802.11 b/g/n dan Bluetooth V4.0 Kamera: 1.2MP depan Battery: 2-cell Li-polymer Operating System: Windows 8.1 32-bit Dimensions: 263 x 171 x 10.5 mm (WxDxH) Berat (tablet): 523g Berat (dengan keyboard): 1104g http://m.tabloidpulsa.co.id/artikel/44/15787-review-asus-transformer-book-t100ta-tablet-sekaligus-notebook

Tidak ada komentar: